Kali ini aku mau berbagi sedikit isi hatiku buat dia,
Yaa pada dasarnya aku bisa aja ngomong langsung ke dia,
Tapi aku gak siap...
Selamat membaca ;)
***
Lusa, aku udah pulang ke kota kelahiranku.
Ternyata selama setahun di Surabaya membuatku ingin selalu ada disini,
Suasana Surabaya yang panas, dan tentu saja dia. Laki-laki yang telah
mengisi hatiku sejak akhir Agustus tahun lalu.
Memang, barangku tidak sebegitu banyaknya dengan kepulanganku bulan Januari
lalu. Namun, aku benar-benar tidak memiliki semangat untuk mengemasi semua
barangku.
Ada kesedihan tersendiri ketika aku meninggalkan Surabaya.
Biasanya,
Kalau aku bosan di kos, aku bisa skype-an sama dia.
Kalau aku kangen, bisa nelpon dia sepuasnya.
Tapi nanti,
Aku gak begitu bisa nelpon dia,
Kalaupun kangen, aku cuman bisa menghubunginya via sosmed.
Mana nanti dia liburannya ke luar negeri,
Sedangkan aku?
Menikmati masa-masaku bersama keluargaku dirumah.
Ada kalanya nanti aku ingin menelponnya lama-lama,
Tapi pasti susah dan tentunya mahal :’)
Duh, belum pulang aja rasa kangennya udah gini banget, apalagi pas aku
udah nyampe dirumah???
I’m gonna miss you dear,
So much :’)
And I will miss you, always, as usual :’)
Ternyata,
Pulang ke rumah membuatku meneteskan air mata cukup banyak.
Setiap keinget “Sabtu aku pulang”, pasti nangis.
Aku gadis yang cengeng bukan? :’)
Kalo aku pulang,
Ga ada yang namanya ketemu mas,
Gak ada yang namanya cerita-cerita sama mas,
Gak ada yang namanya nyubitin perut mas pas nyetir,
Gak ada yang namanya bersandar ke bahu mas pas nyetir,
Gak ada yang namanya meluk mas pas lagi sedih,
Gak ada yang ngapusin air mataku pas nangis disamping mas,
Dan banyak hal lain yang gak bisa aku lakuin bareng sama cowok ini,
Iya, cowok ini...
Aku harap, 50 hari itu sebentar,
Dan aku harap juga, aku bisa bertemu kembali dengan laki-laki itu di
bandara :”)
Surabaya, June 19th 2014
About 10PM
Sincerely yours,
Nay
PS:
I will miss this so much :')

No comments:
Post a Comment